Monday, 21 October 2013

Cara Mengatasi BlueScreen






Ada beberapa pesan yang disampaikan saat Komputer anda mengalami Bluesceen, diantaranya:

1. MACHINE_CHECK_EXCEPTION
Pesan error ini disebabkan  cacatnya CPU, Power Supply yang kekurangan daya atau rusak, juga ada aktifikas Overclock secara agresif

2. PEN_LIST_CORRUPT
Pesan error ini muncul disebabkan adanya kerusakan pada RAM Komputer

3. BAD_POOL_CALLER
Munculnya pesan eroro ini disebabkan adanya kesalahan atau driver yang tidak kompatible

4. VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE
Ini disebabkan karena terjadi kesalahan pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi atau juga dapt terjadi karena kesalahan saat instalasi driver.

5. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X000000A)
Pesan kesalahan ini di akibatkan adanya ketidak cocokan drive yang teristall di komputer.
Penyebabnya: 
Driver yang tidak cocok/bentrok
Permasalahan pada Audio Card yang meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound card
Permasalahan pada Video Card, bisa terjadi akibat Video Card yang di overclock secara berlebihan, atau baru mengganti Video Card dan anda belum menginstall driver video card yang lama dari chipset berbeda

6. NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)
Pesan error ini terjadi karena terjadi kerusakan pada Partisi atau File system tetapi bukan terjadi pada Harddisknya.

7.  UNIXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F)
Pesan ini disebabkan adanya overclock hardware yang berlebihan, komponen komputer yang terlalu panas, BIOS yang korupt dan memory atau CPU yang cacat.

8. DATA_BUS_ERROR
Kemungkinan di akibatkan memory atau slot memory di matherboard rusak.

9. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA
Ini disebabkan karena adanya kerusakan pada hardware, termasuk memory utama, memory video card, memory di prosesor (L2 Cache)

10. INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE
Pesan error ini di akibatkan adanya kesalahan pada jumper harddisk, virus boot sector, driver IDEcontroller yang salah, dan terjadi kesalahan pada chipset driver.

Ada beberapa cara untuk mengatasi masalah Bluescreen di antaranya

Cara Pertama: pastikan menu save mode anda tidak mengalami masalah/crash, gunakan menu save mode, untuk masuk pada save mode, tekan F5/F8 pada saat booting awal dan pilih save mode, lakukan system restore pada windows anda dengan cara:
Start>>All Program>>Accessoris>>System Tool>>System Restore.

Cara KeduaMen-disable kan drive driver hardware anda yang baru dengan cara:
Tekan Tombol Windows+Pause Break secara bersamaan untuk menampilkan system properties Windows anda>>pilih tab Hardware>>Device Manager dan hilangkan/non aktifkan driver yang baru anda pasang sebelum terjadi Bluescreen.

Cara Ketiga: Jika Bluescreen di akibatkan oleh virus Trojan, gunakanlah antivirus Portable untuk melacak virus tersebut. Lakukan scan virus.



Sumber: http://faridelly.blogspot.com/2013/03/kenali-penyebab-dan-cara-mengatasi.html

Friday, 4 October 2013

Memilih Format File yang Tepat untuk Image

Adobe Photoshop mendukung plugin yang dikembangkan oleh pihak ketiga, dengan cara
menginstall filter plugin. Penempatan plugin tersebut adalah pada folder
Adobe/Photoshop/Plugin/Filter.... ketika menginstal plugin yang dimaksud. Ada beberapa
contoh plugin yaitu: Kai Power Tools, KPT Bryce, KPT Power Goo, Alienskin Eyecandy,
Andromeda, Extensis Photoframe, KPT Convolver, dan lain-lain.

Selain mendukung plugin filter, Adobe Photoshop juga mendukung pertukaran dokumen dari
program lain, diantaranya: Adobe Illustrator, Macromedia Freehand, Macromedia Firework,
Adobe PageMaker, Adobe After Effect, Corel PhotoPaint, CorelDraw, 3D Studio Max, dan
lain-lain. Teknik pertukaran dokumen tersebut dengan cara menyimpan format file yang sesuai
dan dapat diterima oleh program-program tersebut di atas. Berikut ini penjelasan beberapa
format file untuk menyimpan dokumen pada Photoshop.

PSD (Photoshop Document)
Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu
menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga
suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam
beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file
ini jika ingin mengeditnya kembali.

BMP (Bitmap Image)
Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat
dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas
tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha
channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai
desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres
format file ini dengan kompresi RLE.
Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color,
dan Bitmap.

EPS (Encapsuled Postcript)
Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen
antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak
gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini
dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak. Kelemahan format file ini adalah tidak
mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan
format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. Format file ini mampu menyimpan
gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta
Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.

JPG/JPEG (Joint Photographic Expert Group)
Format file ini mampu mengkompres objek dengan tingkat kualitas sesuai dengan pilihan yang
disediakan. Format file sering dimanfaatkan untuk menyimpan gambar yang akan digunakan
untuk keperluan halaman web, multimedia, dan publikasi elektronik lainnya. Format file ini
mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale. Format file ini
juga mampu menyimpan alpha channel, namun karena orientasinya ke publikasi elektronik
maka format ini berukuran relatif lebih kecil dibandingkan dengan format file lainnya.

GIF (Graphic Interchange Format)
Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna
Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk
publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang
akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini
mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.

TIF (Tagged Image Format File)
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga
dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon
Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para
pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua
program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.

PCX
Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini
merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca
gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1
hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu
menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color

PDF (Portable Document Format)
Format file ini digunakan oleh Adobe Acrobat, dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel
maupun vektor. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK,
Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan
alpha channel. Format file ini sering menggunakan kompresi JPG dan ZIP, kecuali untuk mode
warna Bitmap yaitu menggunakan CCIT.

PNG (Portable Network Graphic)
Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan
untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan
dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu
menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus.
Format file ini mampu menyimpan alpha channel.

PIC (Pict)
Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah
teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu
menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color,
Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara
16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.

TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board.
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha
channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel.
Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi
dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.

IFF (Interchange File Format)
Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran
dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua
program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna
Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel.

SCT (Scitex Continous Tone)
Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer
Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan
Grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.

PXR (Pixar)
Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini
mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.

RAW
Format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi
dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale
dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha
channel.

DCS (Dekstop Color Separation)
Format file ini dikembangkan oleh Quark dan merupakan format standar untuk .eps. Format ini
mampu menyimpan gambar dengan mode warna Multichannel dan CMYK dengan 1 alpha
channel dan banyak spot channel. Format file ini mampu menyimpan clipping path dan sering
digunakan untuk proses percetakan (publishing). Ketika menyimpan file dalam format ini maka
yang akan tersimpan adalah 4 channel dari gambar tersebut dan 1 channel preview.

FORMAT KOMPRESI
Beberapa program terutama yang berorientasi pada publikasi elektronik dan multimedia selalu
memerlukan format file yang berukuran kecil agar ketika dibuka tidak akan lambat. Untuk
keperluan tersebut diperlukan kompresi.
Berikut ini format file yang berorientasi publikasi elektronik dan multimedia dengan
kompresinya masing-masing.

RLE (Run Length Encoding)
Kompresi ini mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detail. Digunakan oleh Adobe
Photoshop, TIFF dan sebagian besar program yang terdapat dalam Windows.

LZW (Lemple-Zif-Welf)
Sama seperti kompresi RLE, kompresi ini juga mampu mengkompres file tanpa menghilangkan
detail. Kompresi ini digunakan oleh TIFF, PDF, GIF, dan format yang mendukung bahasa
postscript. Kompresi ini sangat baik untuk mengkompres gambar dengan area besar yang
menggunakan 1 warna.

JPG (Joint Photographic Experts Group)
Format ini mengkompres file dengan menghilangkan detail. Format file ini sering digunakan
oleh JPG, PDF, dan format yang menggunakan bahasa postscript. Kompresi ini sangat baik
digunakan untuk gambar dengan continous tone seperti foto.

CCIT
CCIT merupakan singkatan dari bahasa Perancis yang dalam bahasa Inggris disebut
International Telegraph and Telekeyed Consultive Commitee.
Kompresi ini digunakan untuk mengkompres gambar hitam putih, dan mampu mengkompres
file tanpa menghilangkan detailnya. Kompresi ini sering digunakan oleh PDF dan format lain
yang menggunakan bahasa postscript.

CATATAN
- Ketika menyimpan dokumen pada format file yang tidak dapat menyimpan informasi layer,
maka Anda harus mengubah gambar tersebut menjadi flaten image terlebih dulu.
- Format file yang dapat menyimpan mode warna Duotone hanyalah EPS, RAW, dan PSD.
Oleh karena itu, ketika ingin menyimpan dalam format lain maka Anda harus mengubah
mode warnanya terlebih dulu, menjadi RGB bila dokumen tidak ingin dicetak, karena
informasi Duotone-nya akan diuraikan menjadi RGB.
- Format file yang dapat menyimpan mode warna Lab Color hanyalah PSD, RAW, TIF, PDF,
dan EPS. Format file yang dapat menyimpan mode warna CMYK hanyalah PSD, RAW,
EPS, TIF, JPG, PDF, dam SCT.
- Mode warna Indexed Color dapat menyimpan beberapa format file sesuai seting indexed
color-nya.
- Mode warna RGB dapatdisimpan pada semua format file yang ada di Adobe Photoshop.
Format yang direkomendasikan oleh para desainer profesional adalah
• PSD = untuk dokumen yang masih ingin diedit kembali
• EPS = untuk dokumen yang sudah final untuk persiapan cetak
• JPG = untuk cetak dengan kompresi di atas 8 bit dan untuk foto dalam web dengan
kompresi di bawah 5.
• GIF = untuk ilustrasi dan animasi pada halaman web.
• TIF = untuk cetak, pertukaran dokumen antar platform serta sequence animasi.


Sumber: http://ilmukomputer.org/2006/12/27/memilih-format-file-yang-tepat-untuk-image/


Install Windows 7 dengan USB

Persiapan
1. USB Flashdisk berkapasitas minimal 4 GB, Laptop/PC
2. Master (ISO) Windows 7
3. Atur urutan posisi booting dengan memilih usb flashdik pada bios anda.
Tahap 1
Nyakakan Laptop/PC anda, kemudian masuk ke command prompt.
1. Klik start-Run-cmd ok
2. Kemudian ketik diskpart(enter).
3. Ketik list disk (untuk melihat daftar disk yang ada).

4. ketik select disk 1 atauselect disk 2 tergantung posisi flashdisk. Anda bisa melihat dari ukuran size/kapasitas yang terlihat.
5. Ketik clean (enter).
6. Ketik create partitionprimary (enter).
7. Ketik format recommended lalu enter(tunggu sampai proses format selesai)
8. Ketik active (enter).
9. Ketik exit (enter).
Tahap 2
1copy master windows 7
2restart laptop/pc (pastikan anda sudah memilih posisi urutan booting pertama anda pada usb/flashdisk)
3Selesai(Selamat meng Instal)

Kemudian Copy Master Windows 7 dari DVD Windows 7 anda kedalam flashdisk.
Pastikan file2 windows 7 berada diluar folder.

Untuk meginstall windows 8 cukup di copykan saja file instalasi kedalam flashdisk. (tanpa melakukan proses seperti diatas).



Tuesday, 1 October 2013

Windows 7 Error "No bootable device"

[Image: NewImage.jpg]


Berikut adalah beberapa macam error Windows 7 dan Vista:


  • NTLDR is missing or corrupted
  • Ntoskrnl.exe is missing
  • Ntdetect.com is missing
  • BOOTMGR is missing or corrupted
  • NTFS.SYS is missing
  • Hal.dll is missing
  • No bootable device – insert boot disk and press any key
Langkah1:

Hidupkan komputer Anda, booting melalui  DVD atau Windows 7 System Recovery Disc, lalu pilih " Repair your computer"


Langkah2:


Pilih Command Prompt lalu ketik:
bootrec.exe /FixMbr  (enter)
bootrec.exe /FixBoot (enter)
bootrec.exe /RebuildBcd (enter)

Langkah3:
Mengaktifkan Partisi

masih melalui command prompt ketik perintah:
diskpart (enter)
list disk (enter)
select disk x (enter) (x=nomer Disk)
list partition (enter)
select partition x (enter) (x=nomer partisi)
active (enter)



Selesai :)

Pada saat repair windows 7 (startup repair) pastikan OS terdeteksi, lalu lakukan repair windows hingga selesai.


























Saturday, 28 September 2013

Membuat File Image Ghost

Fungsi northon ghost, yaitu  untuk melakukan backup atau restorasi dari hardisk ke harddisk atau media lain, oke kita ilustrasikan saja supaya lebih jelas memahaminya.

Ada sebuah PC dengan OS WINDOWS XP komplit dengan aplikasi dan drivernya, nah suatu ketika OS tersebut terkena virus dan harus diinstal ulang menggunakan cd OS yang membutuhkan waktu yang sangat lama, jika kita membuat backup-an atau salinan system kita maka hal tersebut tidak perlu dilakukan(menginstal OS dengan CD), kita hanya perlu merestore file ghost hasil bakup-an yang telah dibuat ke harddisk dan tidak usah menginstalkan aplikasi atau drivernya lagi, jadi sebelum terkena virus harus dibuat salinannya dulu alias setelah anda menginstal OS via CD beserta aplikasi dan drivernya, anda langsung membuat file image ghostnya.

Nah gimana sekarang jika file ghost tadi diinstalkan ke PC lain ? bisa atau tidak ? tentu saja bisa atau bisa tidak, Bisa !! jika spesifikasi computer sama atau hampir mirip, Tidak !! jika spesifikasi computer tidak sama, terkecuali anda hanya backup systemnya saja alias backup OS nya saja tanpa instal driver, maka bisa direstore dikomputer mana saja asalkan support WINDOS XP, terus gimana cara buat file ghost yang bisa dipakai/direstore ke banyak computer ?? yang perlu anda lakukan adalah ketika anda sudah selesai instal OS melalui Cd/Flasdisk/Hardisk, maka langsung buat saja file ghostnya atau bisa menginstal aplikasi terlebih dahulu kemudian file ghostnya. Oke penjelasannya sudah cukup, mari kita belajar cara membuat file image ghost.

1. Siapkan Cd Hiren’s Boot CD, karena didalamnya telah diincludkan Northon 
   Ghost atau anda siapkan cd Ghostnya saja, tapi disini saya menggunakan 
   Hiren’s Boot Cd versi 10.5 diamana Os yang akan dibackup adalah  
   windows 7

2. Masukan Cd Hiren’s Cd, atur booting awal di Cd kemudian tunggu sampai 
    muncul menu di Hiren’s, pilih menu mini windows Xp karena menurut saya 
    lebih mudah.

3.Pilih HBCD>Menu>Backup>Ghost32*




4. Pilih Ok, atau tekan enter




5. Perhatikan gambar diatas

a) Local>Disk>To Image // Untuk membuat file image dari salah satu partisi didalam hardisk
b) Local>Disk>From Image // Untuk backup atau restore dari file image kehardisk
c) Local>Partition>To Partition // Digunakn untuk backup atau merestore dari partisi ke salah satu partisi dalam satu hardisk
d) Local>Partition>To Image // Untuk membuat file image dari salah satu partisi didalam hardisk
e) Local>Partition>From Image // Membackup atau merestore partisi didalam hardisk

Setelah mengenal tentang menu dari Northon Ghost secara detail,mari kita kembalikan ke pokok pembahasan yaitu tentang bagaimana proses pembuatan file image Ghost, pilih saja Local>Partition>To Image

6. Pilih local drive atau resource yang akan dibuat file image, kemudian klik OK



7. Kemudian pilih partisi dari local drive yang telah dipilih tadi, dalam pembahasan kali ini yang dipilih adalah partisi dengan jenis file system NTFS, pilih primary E: dimana partisi tersebut berisi file system dari OS windows 7, pokonya anda harus tahu dimana letak drive/partisi yang berisi file/tersimpan OS.



8. Selanjutnya simpan file image tersebut disalah satu partisi atau Local drive, kemudian pilih save.



9. Pilih High dan tekan enter



10. Tunggu sampai proses ini selesai, Proses ini akan memakan waktu yang lama tergantung dari besarnya partisi yang dijadikan file image.



11. Jika proses selesai, maka akan ada pesan yang muncul, Pilih continue.



12. Sekarang cek, apakah file image tersebut ada di local drive yang dijadikan tempat penyimpanan file ghost tersebut ? jika ada berarti proses pembuatan file image telah berhasil.



link video tutorial disini



Sumber: http://root93.blogspot.com/2012/06/membuat-file-image-ghost.html

Thursday, 12 September 2013

Cara Membuat Multiboot Dengan YUMI



YUMI(your universal multiboot installer) memudahkan kita untuk membuat multiboot melalui port USB. Maksudnya, dengan software yang simple ini kita bisa memasukkan macam-macam tool dalam satu Flashdisk misal Windows, Ubuntu, Backtrack, atau apa aja live CD atau file ISO ke dalam flashdisk, dan bisa membuat banyak pilihan ditampilan menu boot.
Jadi kita tidak memerlukan banyak flashdisk untuk membuat instaler ataupun tool live CD. Kini kita mampu jadikan flashdisk sebagai “ultimate tools” yang bisa menyimpan semua Tool-tool penting untuk install Windows, Linux, Antivirus, recovery partisi dll.
yumi multiboot[10]
Proses membuat ISO dalam YUMI cukup mudah dan cepat dibandingkan  program lain sejenisnya.Lihat gambar step by step cara membuat live CD dengan YUMI.
yumi multiboot
Setelah menambah sesuatu ISO, kita bisa menambah lebih banyak ISO atau Distro ke dalam flashdisk.
yumi multiboot[8]

Gambar di atas adalah interface YUMI ketika pertama kali loading di  windows untuk memberikan pilihan boot. Software yang simple dan sangat berguna bagi kita yang sering berurusan dengan windows...
yumi multiboot usb

untuk mengaktifkan multiboot dengan windows 7 tambahkan skrip berikut di menu.lst:

title Windows 7
root (hd0,0)
chainloader (hd(0,0)/bootmgr

selamat mecoba... :)


Download Yumi Klik disini

sumber: http://masterspyfile.blogspot.com